Asian Orchids Exibition, Palembang Mei 2008

 

Stand LC Nursery pada AOE 2008 di Palembang

Stand LC Nursery pada AOE 2008 di Palembang

Gema tren dan kegemaran akan tanaman hias terutama anggrek telah menyebar ke seluruh penjuru Indonesia. Belum lama ini kota Palembang yang dimotori oleh Walikota Palembang H. Ir. Eddy Santana Putra menyelenggarakan Asian Orchids Exibition 2008 yang bersinergi dengan program Visit Musi 2008.

Acara ini digelar di Kambang Iwak (Kolam Ikan) tepatnya di depan rumah dinas Walikota. Tempat trak joging yang mengelilingi danau dan wisata keluarga diubah menjadi tempat pameran dan bursa anggrek dan tanaman hias. Dibuka pada tanggal 10 Mei 2008 oleh Ketua DPP PAI Ibu Hj. Mufidah Yusuf Kalla dilanjutkan dengan kunjungan para tamu undangan dan pejabat daerah meninjau Stand tanaman lomba yang diikuti kurang lebih 17 paserta dari berbagai daerah di Indonesia dan perwakilan penganggrek Taiwan dengan 96 jumlah tanaman yang dilombakan.

Hasil dari lomba anggrek dimenangkan oleh Dendrobium smilleae sebagai Best of  Speies  pemilik SP Orchids Jakarta, dan Cymbidium San Francisco sebagai Best of Hybrid pemiliki Ridho Orchids Bandung. Semaraknya pameran ini juga tidak terlepas dari para undangan yang menampilkan Stand Display dari Taiwan, Thailand, Malaysia (Ipoh), PAI Freeport, PAI Palembang, PAI Bangka. Selain itu terdapat pula stand bursa anggrek dan tanaman hias.

Advertisements

Mengenal Vanda tricolor Lindl.

Vanda tricolor Lindl. merupakan salah satu spesies anggrek dari Genus Vanda yang penyebarannya sangat luas. Dari mulai Pulau Jawa, Bali, Alor dan sepanjang kepulauan Indonesia dari Timur hingga Barat. Sedangkan batas penyebaran dari arah Utara meliputi kepulauan Luzon Filipina dan bagian Selatan yaitu Benua Australia. Anggrek ini biasa tumbuh menempel pada pohon dengan ranting atau cabang pohon yang tidak terlalu rimbun. Hidup di alam pada ketinggian 700 m s.d. 800 m di atas permukaan laut. Tetapi penyebaran yang sangat luas ini tidak menutup kemungkinan dapat hidup pada level dataran yang lebih rendah. Dalam buku ‘Bunga Anggerik’ Permata Belantara Indonesia terbitan N.V. Penerbitan W. VanHoeve-Bandung’s-Gravenhage, 1953, yang ditulis oleh S.M. Latief menyebutkan nama lain dari anggrek ini dalam bahasa Indonesia adalah Anggrek Pandan.

 Tipe pertumbuhan monopodial, merupakan anggrek epifit yang menempel pada pohon-pohon, tetapi tidak bersifat merugikan tanaman yang ditempelinya. Daun berbentuk pita berdaging (strap leaf vanda) dengan lebar sekitar kurang lebih 3 cm dan panjang 45 cm. Tersusun saling bergantian pada batang yang tumbuh tegak mencapai 100 cm. Tangkai bunga keluar dari ketiak daun dengan panjang kurang lebih 50 cm dengan jumlah bunga berkisar antara 5 sampai dengan 15 kuntum bunga. Sepal dan Petal berwarna dasar antara putih dan kuning dengan corak totol berwarna coklat hingga kuning. Labelum berwarna putih hingga merah muda. Bunga mengeluarkan wangi.
V. tricolor

V. tricolor

Vanda tricolor Lindl. dapat dibedakan ke dalam beberapa varietas yang biasanya dikenal sebagai Vanda suavis Rhcb.f. Bahkan para penganggrek dan ahli botani memasukkan Vanda suavis sebagai salah satu varietas Vanda tricolor Lindl. var. suavis Rhcb.f. Selain itu terdapat varietas lain seperti Vanda tricolor Lindl. var. palida.