Arachnis celebica (Schltr.) J.J. Smith, Anggrek Kalajengking Berbulu Leopard

arachnis-celebica_bTumbuh menempel ternaungi kanopi pohon dengan ketinggian 12 m di atas permukaan tanah, dekat dengan pinggiran sungai. Melingkar batang pohon yang ditempelinya hingga tidak bisa terlihat pangkal ujungnya. Selain itu pula dapat tumbuh di daerah pinggiran sungai bersemak di atas kayu lapuk dekat dengan permukaan tanah atau di atas permukaan batuan kapu pada tebing sungai dan tanpa ternaungi kanopi.

arachnis-celebica_aPanjang daun mencapai 35 cm berwarna hijau tua pada daerah yang ternaungi, daun berwarna kekuningan jika terkena sinar matahari langsung. Lebar daun 5 cm berbentuk pita pipih (Strap Leaf), tersusun secara horisontal pada samping batang dengan jarak antar daun 5 cm.

arachnis-celebica_cAda beberapa kesamaan anatomi yang teridentifikasi sebelumnya yang sudah dipubkilasikan yaitu Sarcanthopsis nagarensis dari New Guinea (Papua) yang sekarang lebih dikenal dengan Vandopsis warocqueana. Menurut Peter O’Bryne (2004) dalam Malayan Orchid Review menyatakan bahwa pertama kalinya diidentifikasi sebagai Vandopsis celebica oleh Schlechter pada tahun 1911 yang ditemukan di daerah Minahasa di ketinggian 800 – 1.000 m dpl. Dijabarkan dalam ‘The Orchidaceae of the Celebes’ Part 1. Gambar Ilustrasi Schlechter pertama kalinya arachnis-celebica_ddalam ‘Repertorium Specierum Novarum Regni Vegetabilis’ tahun 1934. J.J. Smith sepakat dengan keputusan Schlechter dan memasukkannya ke dalam Genus Arachnis tahun 1912. Sejak itu anggrek ini dikenal dan diidentifikasi sebagai Arachnis celebica (Schltr.) J.J. Smith.

LC Nursery & Laboratory

Advertisements

Perbanyakan Generatif Paphiopedilum prestans

paphiopedilum-prestans_1Genus Paphiopedilum atau biasa disebut Lady Slipper dalam bahasa Inggris dan Anggerik Kasut dalam bahasa Malaysia masuk ke dalam 5 genus utama anggrek selain Cattleya, Cymbidium, Dendrobium, dan Phalaenopsis. Penyebarannya dari mulai China hingga Asia Tenggara. Paphiopedilum prestans merupakan spesies endemik yang penyebarannya hanya ada di Papua Indonesia. Dalam beberapa literatur Paphiopedilum prestans memiliki nama lain atau sinonim dengan Paphiopedilum glanduliferum, Paphiopedilum prestans var. wilhelminae, Paphiopedilum gardnerii.

Perbanyakan generatif melalui persilangan baik untuk tujuan konservasi dengan cara Selfing atau Sibling, atau untuk tujuan hibridisasi menghasilkan jenis baru dengan cara Crossing dapat dilakukan. Keunikan dari Genus Paphiopedilum adalah letak Column yang terlindungi oleh Lip atau Labellum, sehingga ada trik tertentu untuk dapat membuahinya. Pollen dari Paphiopedilum tidak berbentuk pollinia tetapi hanya berbentuk cairan lendir berwarna kuning yang membentuk gumpalan yang letaknya di samping column, sehingga memerlukan alat bantu seperti cotton bud untuk mengambil pollinia. Sedangkan alat kelamin betina tepat berada di bawah terlindungi labellum, sehingga perlu menggunakan alat seperti cutter untuk melubangi atau bahkan memotong labellum.

Langkah-langkah dalam penyerbukan Paphiopedilum prestans sebagai berikut:

paphiopedilum-prestans_21. Lubangi atau potong labellumnya sehingga akan memudahkan dalam penyerbukan;

2. Ambil pollinia dengan cara menempelkan atau menggosokannya pada cotton bud;

paphiopedilum-prestans_313. Setelah pollinia terambil dapat dilihat bahwa cotton bud berwarna kuning, maka proses penyerbukan dengan menggosokan cotton bud pada permukaan alat kelamin betina yang mengandung perekat. Sebagai catatan bahwa alat kelamin betina pada Genun Paphioedilum tidak berbentuk lubang seperti halnya pada Genus Cattleya, Dendrobium dan Phalaenopsis. Melainkan berbentuk cakram seperti piring yang permukaannya memiliki perekat;

paphiopedilum-prestans_44. Setelah penyerbukan dilakukan, pasang label penanda persilangan dan tanggal persilangan. Langkah selanjutnya menunggu hasil dari penyerbukan, jika bunga layu kemudian rontok maka proses penyerbukan gagal. Waktu yang dibutuhkan hingga buah matang atau siap untuk ditanam dalam media kultur sekitar 9 – 15 bulan, sangat lama bukan.

Terdapat kepuasan jika dapat menghasilkan silangan sendiri. Selamat mencoba.

LC Nursery & Laboratory