Dendrobium Eddy Djaya Remadja …

Den. Eddy Djaya Remadja

Den. Eddy Djaya Remadja

Ada yang terpuaskan saat kita memiliki anggrek koleksi yang telah lama menjadi incaran. Sehingga terasa lengkap koleksi anggrek di kebun kita. Salah satu anggrek kuno yang layak dikoleksi adalah Dendrobium Eddy Djaya Remadja. Hibrida ini merupakan silangan dari penganggrek senior Indonesia yaitu Atmo Kolopaking hasil dari silangan Dendrobium Metasari Mustika x Dendrobium superbum (Syn. anosmum) yang diregistrasi pada tahun 1975. Silangan asli dalam negeri yang sangat di nanti munculnya bunga.

Den. macrophyllum

Den. macrophyllum

Membicarakan hibrida (Primary Hybrids) ini tidak terlepas dari Dendrobium spesies yang menyumbangkan sumber gen-nya sebagai tetua. Spesies tersebut antara lain : D. veratrifolium (Syn. lineale) x D. schroederianum (Syn. phalaenopsis var. schroederianum menurut http://www.orchidspecies.com) = D. Lousiae. Pada generasi persilangan kedua D. Lousiae x D. phalaenopsis = D. Anita. Pada generasi selanjutnya yaitu generasi ketiga D. Anita x D. macrophyllum = D. Meta Sari Mustika, dan terakhir D. Meta Sari Mustika x D. anosmum = D. Eddy Djaya Remadja.

Dari hibrida ini tampak spesies yang melandasi terbentuknya D. Eddy Djaya Remadja. Spesies tersebut antara lain D. veratrifolium dari Seksi Spatulata, D. schroederianum Syn. phalaenopsis dan D. phalaenopsis dari Seksi Phalaenanthe, D. macrophyllum dari Seksi Latourea, dan D. anosmum dari Seksi Dendrobium.

Advertisements

Dendrobium Intersection ‘D. Quek Kiah Huat’ …

Den. Quek Kiah Huat

Den. Quek Kiah Huat

Pada dasarnya tujuan seorang menyilangkan anggrek adalah untuk memperoleh jenis, warna, dan bentuk yang baru. Secara lebih khusus bertujuan untuk memperbaiki genetik, atau menghimpun karakter genetik dari kedua tetuanya dalam satu turunan yang baru. Untuk bunga anggrek terutama genus Dendrobium, persilangan dapat dilakukan dengan cara menyilangkan antar spesies dan antar seksi, namun sampai saat ini penulis belum mendapatkan hasil persilangan antar genus. Untuk persilangan antar spesies dalam satu seksi telah banyak dilakukan penyilang, seperti misalnya Dendrobium phalaenopsis x Dendrobium bigibbum = D. Orchidwood (Thn. 1934). Tipe bunga kedua tetua berbentuk bulat yang masuk ke dalam Seksi Phalaenanthe, tentunya keturunannya pun akan bulat.

D. farmeri

D. farmeri

Namun keunikan yang dicari dengan persilangan antar seksi mengakibatkan perubahan bentuk yang cukup mencolok. Seperti misalnya seksi Phalaenanthe berbentuk bulat dengan seksi Spatulata berbentuk kriting/tanduk, menyebabkan keturunannya akan berubah bentuk seperti semi kriting atau intermediate setengah bulat. Contohnya seperti Dendrobium phalaenopsis x Dendrobium stratiotes = D. Caesar (Thn. 1930). Salah satu persilangan yang unik adalah Dendrobium Udomsri Beauty x Dendrobium farmeri = D. Quek Kiah Huat (Thn. 1988). D. Udomsri Beauty berbentuk bulan sedangkan D. farmeri berasal dari seksi Densiflorum. Dendrobium Quek Kiah Huat disilangkan oleh Tan, K.W. pada tahun 1988 diregistrasi di RHS London. Secara morfologi tanaman, batang dan daunnya merupakan perpaduan yang unik antara kedua tetuanya.

Den. Quek Kiah Huat

Den. Quek Kiah Huat

Tidak seperti dendrobium seksi Phalaenanthe umumnya yang berdaun berurutan dari tengah pseudobulb hingga ujung atas, D. Quek Kiah Huat berdaun di pangkal atas dan terdiri dari 3-4 helai daun. Batangnya pun demikian perpaduan dari dua seksi yang berbeda. Biasanya D. farmeri yang merupakan spesies asli dari kawasan Burma hingga Thailand kurang rajin berbunga. Selain itu beberapa trik untuk membungakan spesies ini perlu dilakukan, seperti menggemukan tanaman dan kemudian di stres dengan tidak disiram. Namun setelah disilangkan dengan D. Udomsri Beauty, menjadi anggrek yang rajin berbunga, mungkin sifat asli spesiesnya telah bercampur dengan tetua lain yang lebih rajin berbunga. Itulah salah satu tujuan dari menyilangkan tanaman, tujuan untuk memperajin bunga, memperoleh bentuk baru yang unik dan warna yang cerah sesuai preferensi pasar.

Registrasi Silangan Dendrobium Indonesia 2011 …

Dendrobium Sonia Lips

Dendrobium Sonia Lips

Pada bulan Nopember 2010 para penyilang anggrek di Indonesia diberikan kemudahan oleh Departemen Pertanian Direktorat Perbenihan untuk meregistrasi hasil silangan anggreknya. Dari sejumlah penyilang yang mendaftarkan hasil silangannya terdiri dari :

1. Wira Silamurti

  • D. Ayah Ayu (D. Memoria Kian-Lian x. D. Sophie Bonnie);
  • D. Big Mac (D. Catawba x D. Madame Udomsri);
  • D. Center Point ( D. Bangsaen Beauty x D. Sianne Beauty);
  • D. Doctor Siti Fadilah Supari (D. Burana Pearl x D. Waianane Blush);
  • D. Tosca Glow (D. Chittrapong x D. Thailand White);
  • D. Valeriani (D. Tosca Glow x D. Shirasagi);

2. A. Sutanto

  • D. Antonius Sutanto (D. Black Dog x D. Blue Sapphire);
  • D. Karanglo Indah (D. King Dragon x D. Bertha Chong);

3. Handojohardjo Orchids

  • D. Argo Bimo (D. Miara x D. strebloceras);
  • D. Haryanti Kristanto (D. Yong Kok Wah x Beach Girl);
  • D. Nathalia Kristanto (D. Bertha Chong x D. Mount Kelly Beauty);
  • D. Nurwani (D. Evy Nurwani x D. violaceo-flavens);
  • D. Theresia Kristanto (D. Kasem Gold x D. violaceo-flavens);

4. Sien Orch

  • D. Bali Gold (D. Bali Moon x D. Odom’s Unique Gem);
  • D. Bhayangkara Jaya (D. Brawijaya x D. Yaap Solossa);
  • D. Maluku Indah (D. Psauruan Indah x D. Yaap Solossa);
  • D. Sari Tani (D. Kim Bora x D. Cinta Papua);

5. D. Rahardjo

  • D. Dikara (D. Thongchai Gold x D. Burana Twist);

6. K. Hendarsyah (LC Nursery)

  • D. Geulis (D. Pink Lips x D. Burana Pearl);
  • D. Mojang Priangan (D. Ting Wong Leong x D. Burana Sweet);
  • D. Sonia Lips (D. Sonia x D. Pink Lips)

7. L. Soetopo

  • D. Parelegi Memori (D. Pralak x D. trilamellatum);

Selain silangan dalam negeri dari genus Dendrobium, terdaftar pula genus dari cattleya dan phalaenopsis, masing-masing adalah :

1. Soerjanto Orchids

  • Rlc. Adinda (Rlc. Lucky Man x Lc. Royal Emperor);

2. A. Sutanto

  • Dtps. Malang Indah (P. Brother Sara Gold x Dtps. I-Hsin Sesame);

Semoga di kemudian hari lebih banyak lagi hasil persilangan anggrek dalam negeri.