Seni Bertanam Anggrek

Hampir 3-4 tahun rasanya saya tidak aktif dalam menulis di Blog Anggrek ini. Seiiring dengan penugasan yang tidak stay di satu tempat. Beberapa koleksi pun hancur berantakan, Laboratorium, kebun dan semua koleksi anggrek sudah tidak ada lagi.

Maaf jangan dijadikan sebagai demotifasi rekan-rekan pecinta anggrek. Dengan tulisan ni saya ingin memulainya kembali. Menggeluti hobby yang sejak SMA saya geluti. Tdak terbayang  20 tahun yang lalu saya hobby anggrek, menanamnya dan hanya sekedar menumbuhkan daunnya saja sudah cukup bahagia. Dan yang lebih bahgia adalah.. membahagiakan Ibu saya yg senang anggrek.

Ya.. dengan hanya waktu 3-4 tahun semua sirna. Dan ucapan maaf ini saya ucapkan pada konsumen, rekan penganggrek. Karena sampai saat ini nomer telepon ini masih juga berbunyi hanya sekedar ada stok anggrek apa.. Saya hanya bisa menjawab maaf sementara ini kami tidak berjualan anggrek karena rumah sekaligus kebun kami berserta lab nya sedang renovasi. Mudah-mudahan di tahun 2017 kami memulai kembali bergumul dengan anggrek sebagai hobby yang mengasyikan.

Sebagai memory dan penyemangat untuk saya sendiri, berikut saya postingkan anggrek Dendrobium Kiki Hendarsyah (D. conanthum x D.nindii) yang pernah saya silangkan. d.jpg

Kondisi Anggrek di Musim Hujan

Aerides odorata kerabat Vanda yang dapat tumbuhn dengan baik saat musim hujan

Aerides odorata kerabat Vanda yang dapat tumbuhn dengan baik saat musim hujan

Memasuki bulan November di beberapa wilayah di Indonesia memasuki musim hujan. Untuk itu para penghobi harus mencermati perubahan iklim tersebut yang berhubungan secara langsung dengan Anggreknya. Beberapa jenis (Genus) anggrek dapat hidup dengan baik pada kondisi terken air hujan. Seperti halnya Genus Vanda dan sejumlah kerabatnya. Vanda dapat sangat optimal pertumbuhannya saat musim hujan. Akar-akar baru akan bermunculan, dan terlihat gemuk dan segar. Dikarenakan akar Vanda yang lebih berfungsi sebagai akar Udara yang bergelantungan walaupun tanda media tanam.

Untuk genus Dendrobium khususnya dendrobium standar yang banyak beredar di Indonesia seperti tipe Keriting (Spatulata), tipe bulat (Phalaenanthae) dan tipe Intermediate yang merupakan persilangan keduanya dapat hidup dengan baik saat terkena air hujan langsung. Bulb (batangnya) akan nampak menggemuk daun pun berwarna hijau mengkilap, akar2 baru akan ermunculan. Namun perlu dicermati penggunaan media tanamnya. Jika media tanam menggunakan bahan yang mudah meloloskan air seperti arang kayu atau di tempel di batang kayu maka penyimpanan anggrek di hujankan secara langsung tidak terlalu bermasalah. Namun jika menggunakan media tanam yang mudah menyerap air maka harus dengan seksama diperhatikan. Karena air hujan yang terus menerus dapat membuat media tanam menjadi menjadi selalu basah dan memadat, sehingga aerasi udara dalam media menjadi berkurang. Sehingga akar baru tidak akan muncul, akar lama akan membusuk dan mempengaruhi pembusuka hingga bulb dan menyebakan kematian. Media tanam yang mudah menyimpan air antara lain pakis, serabut kelapa, ijuk, Sphagnum moss, akar kadaka, dan humus kaliandra.

D. Ricky Sie-Ahulani Hinojosa x D. Doctor Jamillah Ariffin

D. Ricky Sie-Ahulani Hinojosa x D. Doctor Jamillah Ariffin

Solusinya adalah 1) menggunakan media tanam kombinasi antara media yang keras seperti arang kayu dan salah satu dari media yang dapat menyimpan air; 2) menyimpan anggrek saat hujan ke tempat yang tidak terkena cipratan air hujan jika media masih basah; 3) tidak melakukan penyiraman saat media masih basah; 4) lakukan usaha terakhir dengan penyemprotan fungisida (anti jamur) dan atau bakterisida (anti bakteri) secara teratur pada tanaman anggrek kita.

Selamat berkebun, salam anggrek

Stok : Phalaenopsis Ex Taiwan (NEW PRICES)

JUAL anggrek bulan ex Taiwan berbagai macam warna dan corak. Pemesanan minimal 10 pot, dan siap kirim ke seluruh Indonesia. Harga belum termasuk ongkos kirim. Pengiriman dapat menggunakan TIKI, JNE, PT Mex dan jika di wilayah P. Jawa – Bali dapat menggunakan Pahala Kencana.

Stok sewaktu-waktu dapat berubah, dan penawaran ini sangat terbatas. Tersedia juga Phalaenopsis tipe standar ex Taiwan kualitas super. Order hubungi 08122414377 atau e-mail ke khendarsyah@gmail.com.

Kode : Phal Std 02 Harga Rp. 50.000,-

Kode : Phal Std 02 Harga Rp. 80.000,-

Kode : Phal Std 01 Harga Rp. 50.000,-

Kode : Phal Std 01 Harga Rp. 80.000,-

Kode : Phal 11 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 11 Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 10 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 10 Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 09 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 09 Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 08 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 08 Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 07 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 07 Mini Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 06Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 06 Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 05Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 05 Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 04 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 04 Mini Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 03 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 03 Mini Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 02 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 02 Harga Rp. 100.000,-

Kode : Phal 01 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 01 Harga Rp. 100.000,-

Dendrobium Eddy Djaya Remadja …

Den. Eddy Djaya Remadja

Den. Eddy Djaya Remadja

Ada yang terpuaskan saat kita memiliki anggrek koleksi yang telah lama menjadi incaran. Sehingga terasa lengkap koleksi anggrek di kebun kita. Salah satu anggrek kuno yang layak dikoleksi adalah Dendrobium Eddy Djaya Remadja. Hibrida ini merupakan silangan dari penganggrek senior Indonesia yaitu Atmo Kolopaking hasil dari silangan Dendrobium Metasari Mustika x Dendrobium superbum (Syn. anosmum) yang diregistrasi pada tahun 1975. Silangan asli dalam negeri yang sangat di nanti munculnya bunga.

Den. macrophyllum

Den. macrophyllum

Membicarakan hibrida (Primary Hybrids) ini tidak terlepas dari Dendrobium spesies yang menyumbangkan sumber gen-nya sebagai tetua. Spesies tersebut antara lain : D. veratrifolium (Syn. lineale) x D. schroederianum (Syn. phalaenopsis var. schroederianum menurut http://www.orchidspecies.com) = D. Lousiae. Pada generasi persilangan kedua D. Lousiae x D. phalaenopsis = D. Anita. Pada generasi selanjutnya yaitu generasi ketiga D. Anita x D. macrophyllum = D. Meta Sari Mustika, dan terakhir D. Meta Sari Mustika x D. anosmum = D. Eddy Djaya Remadja.

Dari hibrida ini tampak spesies yang melandasi terbentuknya D. Eddy Djaya Remadja. Spesies tersebut antara lain D. veratrifolium dari Seksi Spatulata, D. schroederianum Syn. phalaenopsis dan D. phalaenopsis dari Seksi Phalaenanthe, D. macrophyllum dari Seksi Latourea, dan D. anosmum dari Seksi Dendrobium.

Jadikan Anggrek anda Pelipur Stres …

Aerides odorata

Aerides odorata memiliki aroma yang wangi

Beban pekerjaan ataupun rutinitas yang selalu dilakukan setiap hari terkadang membuat kita jenuh dan tertekan. Untuk itu diperlukan upaya untuk lebih dinamis dalam setiap aktifitas. Menikmati bunga anggrek dapat dijadikan salah satu solusi agar hidup kita lebih dinamis. Saat ini kegemaran akan anggrek bukan hanya didominasi oleh kaum hawa melainkan kaum adam turut menikmati anggrek. Bukan saja ibu rumah tangga melainkan para pelajar atau mahasiswa. Tidak perlu menjadi kolektor untuk menikmati anggrek, cukup memiliki satu atau dua pot sudah cukup melepas lelah saat pulang beraktifitas.

Anggrek tidak sekedar tanaman yang memiliki bunga yang indah, selain itu kita dapat menikmati proses tumbuhnya dan menikmati harumnya bunga saat mekar. Untuk para penghobi yang ingin menikmati bunganya, cukup hanya dengan membeli di kios bunga, anggrek yang sedang mekar. Setelah itu rawat dengan baik hingga saat selesai berbunga dapat kita bungakan kembali. Itulah saat-saat terindah dan berkesan dapat membungakan kembali tanaman anggrek. Ada pula penghobi yang sangat menikmati fase tumbuh dari tanaman anggrek, mungkin bisa dikarenakan tidak mampu membeli anggrek berbunga, atau memang hobi memelihara anggrek. Sehingga saat anggrek tersebut mengeluarkan akar baru, tunas baru, dan daun baru akan lebih puas. Bahkan saat tangkai bunga baru akan muncul. Kegembiraan yang tiada duanya.

Dendrobium D'Bush Pansy

Dendrobium D'Bush Pansy

Wangi bunga anggrek pun dapat menjadi pengobat stres, beberapa jenis anggrek terutama anggrek spesies dapat mengeluarkan aroma saat berbunga. Ambil contoh seperti Aerides odorata, Vanda tricolor, Dendrobium crumenatum, dan Phalaenopsis violacea. Anggrek spesies asli Indonesia ini memiliki aroma yang wangi. Untuk menikmati keindahan bunga, fase tumbuh, dan wangi bunga anggrek, cukup luangkan waktu lima menit di pagi hari sebelum aktifitas rutin dimulai. Perhatikan kondisi anggrek kita, apakah medianya kering, pertumbuhannya, ada tidaknya serangan hama atau penyakit. Dengan demikian apa yang menjadi tujuan kita, agar anggrek dijadikan pelipur stress dapat terpenuhi. Selamat menikmati …

Pertimbangan untuk Menanam Kompot Anggrek

Kompot Anggrek

Kompot Anggrek

Fase pertumbuhan bibit anggrek setelah dalam botol, adalah fase aklimatisasi. Namun cara dan metode dalam proses aklimatisasi tergantung pada kemampuan dalam pemeliharaan dan kondisi bibit itu sendiri. Karakteristik dan kondisi bibit yang memerlukan penanganan aklimatisasi dengan menanam dalam kompot (community pot) perlu diketahui. Kondisi tersebut antara lain :

1. Bibit dalam botol masih terlalu kecil, atau kondisi dalam botol tidak seragam pertumbuhannya. Sehingga bibit yang berukuran besar dari botol dapat langsung di tanam individu pot, namun bibit yang kecil memerlukan penanaman kelompok;

2. Kondisi lingkungan tempat tumbuh kurang terjaga kelembapannya, sehingga penanaman kelompok dapat membantu untuk menjaga kelembapan antar masing-masing individu tanaman;

3. Tempat di mana kita menyimpan bibit tersebut tidak memungkinkan atau dapat dikatakan sempit, sehingga penanaman individu pot dirasakan tidak memungkinkan;

4. Selain itu jenis dari anggrek pun mempengaruhi  dalam mengambil keputusan cara aklimatisasi anggrek;

5. Keahlian atau kebiasaan dari budidaya juga mendukung dalam keberhasilan penanaman. Sekiranya telah terbiasa dengan penanaman kompot maka lakukan, namun jika terbiasa dengan penanaman individu pot tidak masalah;

Kompot dalam Tray

Kompot dalam Tray

6. Berbagai kemungkinan dapat terjadi dalam proses penanaman kelompok, namun pengalaman adalah pelajaran yang paling berharga. Sehingga dapat meminimalisir kematian dalam proses pembelajaran tersebut.

Anggrek yang telah tumbuh dikompot dapat langsung di tanaman dalam individu pot setelah tanaman anggrek tersebut memperlihatkan pertumbuhan. Seperti akar, batang, dan daun baru telah tumbuh. Daun dan batang lebih tebal dan bertambah ukurannnya. Tidak ada ukuran waktu yang baku dalam hal pindah tanam ke individu pot. Namun seiring dengan pertambahan ukuran maka pot dalam penanaman kelompok harus cepat di pindah tanamkan. Siapkan saja pot individu ukuran 5-8 cm dan media tanam berupa cacahan pakis, atau sphagnum moss. Selamat mencoba.

Stok : Phalaenopsis Ex Taiwan

JUAL anggrek bulan ex Taiwan berbagai macam warna dan corak. Pemesanan minimal 10 pot, dan siap kirim ke seluruh Indonesia. Harga belum termasuk ongkos kirim. Pengiriman dapat menggunakan TIKI, JNE, PT Mex dan jika di wilayah P. Jawa – Bali dapat menggunakan Pahala Kencana.

Stok sewaktu-waktu dapat berubah, dan penawaran ini sangat terbatas. Tersedia juga Phalaenopsis tipe standar ex Taiwan, harga Rp. 50.000,- kualitas super. Order hubungi 08122414377 atau e-mail ke lc_nursery@yahoo.com.

Kode : Phal Std 02 Harga Rp. 50.000,-

Kode : Phal Std 02 Harga Rp. 50.000,-

Kode : Phal Std 01 Harga Rp. 50.000,-

Kode : Phal Std 01 Harga Rp. 50.000,-

Kode : Phal 11 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 11 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 10 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 10 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 09 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 09 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 08 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 08 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 07 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 07 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 06Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 06Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 05Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 05Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 04 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 04 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 03 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 03 Mini Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 02 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 02 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 01 Harga Rp. 75.000,-

Kode : Phal 01 Harga Rp. 75.000,-

Keiki Anggrek

Bila kita cermati tanaman anggrek kita, terkadang ada pertumbuhan tunas

Keiki Dendrobium

Keiki Dendrobium

yang tidak normal. Seperti tunas yang keluar dari ruas-ruas batang atas, bekas tangkai bunga, ruas tangkai bunga atau mungkin pula terdapat pada tanaman anggrek kita yang hampir mati. Tunas tersebut tumbuh dan akhirnya dapat mengeluarkan daun dan akar selanjutnya dapat mengeluarkan tunas berikutnya dan akhirnya berbunga.

Tunas baru tersebut disebut ‘Keiki’ dalam bahasa Hawaii dikatakan sebagai sebuah tunas yang keluar dari buku atau ruas sebagai salah satu cara perkembang biakan vegetatif. Keiki dapat tumbuh dan berkembang dikarenakan beberapa sebab, antara lain :

Phalaenopsis yang teserang bakteri

Phalaenopsis yang terserang bakteri

1. Pertumbuhan tunas terminal (sumbu utama) pada tanaman Monopodial seperti Phalaenopsis, Vanda, dll. terhambat sehingga akan tumbuh tunas baru dari ruas di bagian bawah yang kadang tidak terlihat;

2. Pertumbuhan keiki di bekas tangkai bunga atau ruas tangkai bunga, hal ini dapat dipicu oleh perubahan suhu seperti pada Phalaenopsis schelleriana, tangkai bunga yang keluar akan berubah menjasi tunas keiki dan bukan kelopak bunga karena perbuhan suhu dari dingin ke panas pada suatu kondisi tertentu;

3. Dapat pula terjadi jika tunas lateral pada tanaman sympodial seperti Dendrobium, Cattleya, Oncidium, dll. terhambat karena terhalang media yang padat, pembusukan akibat serangan penyakit, atau kerusakan mekanis akibat serangan hama. Maka untuk kelangsungan hidupnya maka tanaman tersebut akan mengeluarkan keiki dari bagian lain yang memungkinkan seperti ruas atau buku bagian atas;

Tunas Keiki

Tunas Keiki

4. Pada tanaman yang hampir mati dalam kondisi pembusukan akar, batang dan daun. Keiki dapat pula tumbuh sebagai salah satu cara untuk mempertahankan diri. Beberapa pekebun anggrek Dendrobium, akan memberikan perlakuan untuk tanaman yang hampir mati dengan membalikan tanaman dengan menggantung. Dengan cara demikian tidak lama akan keluar tunas baru dari pangkal batang (psedobulb);

5. Dapat pula agar tanaman tersebut mengeluarkan keiki. Yaitu dengan cara memberikan perlakuan dengan mengolesi zat pengatur tumbuh Sitokinin pada ruas atau buku tangkai bunga atau batang (psehdobulb). Sehingga akan keluar tunas baru.

D. leporinum x stratiotes

D. leporinum x stratiotes

Jadi, bagi para penghobi anggrek pemula. Jika ada pertumbuhan yang tidak normal dari tunas Keiki jangan bingung, mgkn anda akan mendapatkan bibit baru. Dan jika ada anggrek yang hampir mati dengan gejala seperti disebutkan di atas, jangan cepat-cepat mengambil keputusan untuk membuangnya. Ikuti trik dengan menggantung terbalik tanaman tersebut. Walaupun tidak akan menghasilkan tanaman baru yang banyak dalam waktu yang relatif sebentar, namun setidaknya dapat menghindari habisnya tanaman anggrek anda.

Selamat mencoba….