Jadikan Anggrek anda Pelipur Stres …

Aerides odorata

Aerides odorata memiliki aroma yang wangi

Beban pekerjaan ataupun rutinitas yang selalu dilakukan setiap hari terkadang membuat kita jenuh dan tertekan. Untuk itu diperlukan upaya untuk lebih dinamis dalam setiap aktifitas. Menikmati bunga anggrek dapat dijadikan salah satu solusi agar hidup kita lebih dinamis. Saat ini kegemaran akan anggrek bukan hanya didominasi oleh kaum hawa melainkan kaum adam turut menikmati anggrek. Bukan saja ibu rumah tangga melainkan para pelajar atau mahasiswa. Tidak perlu menjadi kolektor untuk menikmati anggrek, cukup memiliki satu atau dua pot sudah cukup melepas lelah saat pulang beraktifitas.

Anggrek tidak sekedar tanaman yang memiliki bunga yang indah, selain itu kita dapat menikmati proses tumbuhnya dan menikmati harumnya bunga saat mekar. Untuk para penghobi yang ingin menikmati bunganya, cukup hanya dengan membeli di kios bunga, anggrek yang sedang mekar. Setelah itu rawat dengan baik hingga saat selesai berbunga dapat kita bungakan kembali. Itulah saat-saat terindah dan berkesan dapat membungakan kembali tanaman anggrek. Ada pula penghobi yang sangat menikmati fase tumbuh dari tanaman anggrek, mungkin bisa dikarenakan tidak mampu membeli anggrek berbunga, atau memang hobi memelihara anggrek. Sehingga saat anggrek tersebut mengeluarkan akar baru, tunas baru, dan daun baru akan lebih puas. Bahkan saat tangkai bunga baru akan muncul. Kegembiraan yang tiada duanya.

Dendrobium D'Bush Pansy

Dendrobium D'Bush Pansy

Wangi bunga anggrek pun dapat menjadi pengobat stres, beberapa jenis anggrek terutama anggrek spesies dapat mengeluarkan aroma saat berbunga. Ambil contoh seperti Aerides odorata, Vanda tricolor, Dendrobium crumenatum, dan Phalaenopsis violacea. Anggrek spesies asli Indonesia ini memiliki aroma yang wangi. Untuk menikmati keindahan bunga, fase tumbuh, dan wangi bunga anggrek, cukup luangkan waktu lima menit di pagi hari sebelum aktifitas rutin dimulai. Perhatikan kondisi anggrek kita, apakah medianya kering, pertumbuhannya, ada tidaknya serangan hama atau penyakit. Dengan demikian apa yang menjadi tujuan kita, agar anggrek dijadikan pelipur stress dapat terpenuhi. Selamat menikmati …

Advertisements

Anggrek Beraroma sebagai Sumber Daya Genetik*)

Vanda tricolor

Vanda tricolor

Indonesia yang berada di daerah tropis merupakan daerah yang sangat cocok untuk tempat tumbuh dan berkembangnya tanaman anggrek. Hingga saat ini perkembangan keindahan bunga dan keanggunannya masih menjadi daya tarik konsumen. Para pemulia dan penyilang anggrek telah berupaya untuk menurunkan karakter warna mencolok, bunga yang tahan lama, ukuran bunga yang besar dengan jumlah kuntum yang banyak . Namun penelitian tentang aroma harum bunga anggrek di Indonesia masih jarang dilakukan. Hal ini merupakan terobosan untuk dapat lebih mengembangkan industri peranggrekan. Khususnya mengenai aroma yang dikeluarkan oleh bunga anggrek.

Beberapa bunga anggrek memiliki senyawa volatil yang terkandung di dalam kelopak bunga. Kemampuan bunga anggrek untuk mengeluarkan senyawa tersebut berfungsi sebagai penarik serangga yang membantu dalam proses reproduksi (Pichersky dan Dudareva, 2007), (Verdonk, dkk., 2005), (Yu, dkk. 2005), (Kaiser, 1993) . Sehingga penyebaran anggrek di alam dapat tersebar melalui bantuan serangga. Selain itu aroma bau yang menyengat dimiliki oleh beberapa bunga anggrek, hal ini dimaksudkan untuk menghindari dari kepunahan akibat hewan herbivora pemakan tumbuhan.

Phal. violacea

Phal. violacea

Spesies anggrek yang memiliki aroma wangi antara lain berasal dari genus Bulbophyllum lobii Lindl., Coelogyne pandurata Lindl.,  Dendrobium amboinensis Hook., D. anosmum Lindl., D. canaliculatum R.Brown., D. crumenatum Sw., Phalaenopsis. bellina Chrs., Phal.violacea Witte., Rhyncostylis retusa (L.) Blume., Vanda tricolor (L) Rchb.f. (Yu, dkk. 2008), (Kaiser, 1993), dan Moeso Suryowinoto (1987). Selain itu digunakan anggrek Grammatophyllum stapeliaeflorum J.J.Sm.. Sebagai kontrol pembanding. Jenis anggrek tersebut merupakan plasma nutfah anggrek yang penyebaran dapat ditemukan di wilayah Indonesia.

Langkah penelitian yang akan dilakukan adalah mengumpulkan spesies anggrek yang memiliki aroma wangi yang bersumber dari hutan, penangkar anggrek dan kios pedagang anggrek spesies. Selain itu mempelajari mekanisme fenologi bunga untuk memperoleh data tingkat kemekaran dan sifat fisiologis dari bunga anggrek. Penelitian lebih lanjut adalah mengamati ekspresi gen dengan mengisolasi gen pembawa sifat wangi yang dilanjutkan dengan karakterisasi gen tersebut. Sehingga didapat informasi dan identifikasi gen pembawa aroma wangi.

D. anosmum

D. anosmum

Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi keragaman genetik plasma nutfah anggrek yang memiliki aroma wangi, berdasarkan pengamatan fenologi, fisiologi, dan analisis PCR untuk mengisolasi gen pembawa sifat wangi pada bunga anggrek. Diperoleh informasi untuk para pemulia dan pengembangan plasma nutfah dan aplikasi bioteknologi anggrek selanjutnya. Dari penelitian ini dihasilkan pula jurnal publikasi ilmiah untuk seminar nasional dan internasional.

*) Diambi dari Abstrak riset berjudul : Identifikasi Gen Pengendali Aroma Wangi pada Anggrek Spesies Indonesia, oleh : Kiki Hendarsyah