Dendrobium Kila Blue …

Den. Kila Blue

Den. Kila Blue

Anggrek Dendrobium Kila Blue merupakan jenis anggrek epifit yang masih merupakan Primary Hibrids. Silangan dari Dendrobium toftii (nindii) x Dendrobium williamsianum, diregistrasi oleh Limberlost’s pada tahun 1967. Sampai dengan tahun 2006 hanya tercatat satu kali persilangan yang merupakan keturunan pertama dari Dendrobium Kila Blue x Dendrobium phalaenopsis = Dendrobium Hartley’s Blue yang juga diregistrasi oleh Limberlot’s pada tahun 1971. Sangat sedikit informasi mengenai persilangan dari Primary Hibrids ini.

D. williamsianum

D. williamsianum

Sekilas memang tampak tidak terlalu menarik dan eksotik hasil persilangan tersebut. Dendrobium nindii yang merupakan salah satu tetuanya merupakan jenis anggrek Dendrobium dari section Spatulata yang tentunya memiliki ciri khas petal melintir (tanduk) atau dalam bahasa Inggris disebut Antelope Type. Sedangkan Dendrobium williamsianum masuk ke dalam section Phalaenanthe yang berbentuk bulat. Sehingga dimungkinkan Dendrobium Kila Blue memiliki bentuk dari perpaduan kedua induknya yaitu semi melintir atau bahkan berbentuk intermediate.

Namun anggrek ini dapat dijadikan sebagai batu loncatan atau induk selanjutnya yang memiliki potensi yang belum tergali. Kedua spesies induknya memiliki warna biru yang eksotis dan jarang dimiliki oleh anggrek dalam genus Dendrobium. Selain itu Dendrobium Kila Blue juga sangat kuat memiliki warna labellum biru selain berbentuk lebar. Selanjutnya tergantung kita akan mengkreasikan silangan berikutnya untuk membentuk dan mewarnainya. Selamat mencoba…

Dendrobium Intersection ‘D. Quek Kiah Huat’ …

Den. Quek Kiah Huat

Den. Quek Kiah Huat

Pada dasarnya tujuan seorang menyilangkan anggrek adalah untuk memperoleh jenis, warna, dan bentuk yang baru. Secara lebih khusus bertujuan untuk memperbaiki genetik, atau menghimpun karakter genetik dari kedua tetuanya dalam satu turunan yang baru. Untuk bunga anggrek terutama genus Dendrobium, persilangan dapat dilakukan dengan cara menyilangkan antar spesies dan antar seksi, namun sampai saat ini penulis belum mendapatkan hasil persilangan antar genus. Untuk persilangan antar spesies dalam satu seksi telah banyak dilakukan penyilang, seperti misalnya Dendrobium phalaenopsis x Dendrobium bigibbum = D. Orchidwood (Thn. 1934). Tipe bunga kedua tetua berbentuk bulat yang masuk ke dalam Seksi Phalaenanthe, tentunya keturunannya pun akan bulat.

D. farmeri

D. farmeri

Namun keunikan yang dicari dengan persilangan antar seksi mengakibatkan perubahan bentuk yang cukup mencolok. Seperti misalnya seksi Phalaenanthe berbentuk bulat dengan seksi Spatulata berbentuk kriting/tanduk, menyebabkan keturunannya akan berubah bentuk seperti semi kriting atau intermediate setengah bulat. Contohnya seperti Dendrobium phalaenopsis x Dendrobium stratiotes = D. Caesar (Thn. 1930). Salah satu persilangan yang unik adalah Dendrobium Udomsri Beauty x Dendrobium farmeri = D. Quek Kiah Huat (Thn. 1988). D. Udomsri Beauty berbentuk bulan sedangkan D. farmeri berasal dari seksi Densiflorum. Dendrobium Quek Kiah Huat disilangkan oleh Tan, K.W. pada tahun 1988 diregistrasi di RHS London. Secara morfologi tanaman, batang dan daunnya merupakan perpaduan yang unik antara kedua tetuanya.

Den. Quek Kiah Huat

Den. Quek Kiah Huat

Tidak seperti dendrobium seksi Phalaenanthe umumnya yang berdaun berurutan dari tengah pseudobulb hingga ujung atas, D. Quek Kiah Huat berdaun di pangkal atas dan terdiri dari 3-4 helai daun. Batangnya pun demikian perpaduan dari dua seksi yang berbeda. Biasanya D. farmeri yang merupakan spesies asli dari kawasan Burma hingga Thailand kurang rajin berbunga. Selain itu beberapa trik untuk membungakan spesies ini perlu dilakukan, seperti menggemukan tanaman dan kemudian di stres dengan tidak disiram. Namun setelah disilangkan dengan D. Udomsri Beauty, menjadi anggrek yang rajin berbunga, mungkin sifat asli spesiesnya telah bercampur dengan tetua lain yang lebih rajin berbunga. Itulah salah satu tujuan dari menyilangkan tanaman, tujuan untuk memperajin bunga, memperoleh bentuk baru yang unik dan warna yang cerah sesuai preferensi pasar.

Prinsip Penyerbukan untuk medapatkan Hibrida Anggrek

Anatomi Bunga

Morfologi Bunga

Perbanyakan anggrek melalui proses penyerbukan dapat di katakan sebagai perbanyakan generatif. Hal ini bertujuan untuk memperoleh bibit anggrek yang baru dalam jumlah banyak, mengetahui ke-heterogenan kromosom, membuat hibrida baru dengan warna, bentuk yg variatif, dan menghasilkan bunga anggrek yang unggul.

Untuk dapat melakukan kegiatan penyerbukan maka langkah pertama adalah mengetahui morfologi dari bunga anggrek. Bunga Anggrek terdiri dari tiga Sepal dan tiga Petal di mana salah satu Petal telah termodifikasi menjadi Labellum atau lidah. Kebanyakan anggrek berkelamin komplit yaitu alat kelamin jantan dan betina berada dalam satu bunga yang letaknya berada di dalam Column. Tetapi ada juga yang terpisah seperti antara lain pada Genus Catasetum, Cynoches, Mormodes, yang memiliki satu alat kelamin pada satu bunga.

Selubung anthera (Anther Cap) membungkus 2 buah pollen yang di sebut polinia di mana menempel pada Viscidium dengan lapisan perekat. Penyerbukan dilakukan dengan menyimpan pollen pada Anther atau alat kelamin jantan pada stigma atau alat kelamin betina.

Beberapa penamaan penyerbukan yang dikenal dalam anggrek adalah :

1. Selfing : Penyerbukan sendiri pada satu Spesies anggrek dalam satu pohon; contoh : Dendrobium nindii ‘Blue Wing’ x Self

2. Sibling : Penyerbukan pada satu Spesies anggrek berbeda pohon; contoh : Phalaenopsis amabilis ‘Pure White’ x Phalaenopsis amabilis ‘Crown’

3. Crossing : Penyerbukan ini dapat berbagai macam jenis, antara lain (a) Inter section atau penyerbukan dalam Satu Genus Satu Section berbeda species; contoh : Dendrobium bigibbum (Section : Phalaenanthe) x Dendrobium affine (Section : Phalaenanthe), (b) Outer section atau penyerbukan dalam Satu Genus berbeda Sectiom berbeda species; contoh : Dendrobium affine (Section : Phalaenanthe) x Dendrobium canaliculatum (Section : Spatulata), (c) Bigenus penyerbukan antar Genus; contoh : Vanda limbata x Ascocentrum miniatum.

Phalaenopsis venosa '#1'

Phalaenopsis venosa '#1'

Dari hasil perbanyakan generatif ini akan menghasilkan buah yang di dalamnya terdapat ribuan bahkan artusan ribu biji anggrek yang menyerupai tepung berwana putih hingga kekuningan.

LC